Bupati Inhil Pimpin Apel Penyemprotan Massal dan Peluncuran Satgas Pemburu Teking Covid-19

TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memimpin Apel Gelar Pasukan, dalam rangka penyemprotan massal disinfektan dan peluncuran Satuan Tugas (Satgas) Pemburu Teking Covid-19 Operasi Yustisi di Kabupaten Inhil, Selasa 22 September 2020.

Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan ini, diikuti oleh Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal dan Kapolres AKBP Dian Setyawan serta Satgas.

Adapun pasukan Satgas penyemprotan disinfektan terdiri dari TNI-Polri, Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, Satpol PP, serta organisasi masyarakat yang dibagi dalam 5 tim ditambah pasukan instansi pemerintahan daerah, yang akan menyemprotkan desinfektan di tempat-tempat umum. Sedangkan Tim Pemburu Teking Covid-19 Operasi Yustisi terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Wardan menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas partisipasi dan usaha yang dilakukan.

"Kami juga tidak bosan mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan 4 M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan dengan air mengalir, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan. Ini merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai berkembangnya Covid-19," ujarnya.

Bupati Wardan juga mengarahkan secara langsung kepada seluruh instansi pemerintahan di lingkungan Pemkab Inhil agar rutin melakukan penyemprotan disinfektan.

"Semua kantor pemerintahan tanpa terkecuali harus melakukan penyemprotan disinfektan minimal seminggu sekali. Selain itu seluruh Camat yang ada di Inhil juga melakukan hal serupa dan mengarahkan kepada Lurah dan Kades di wilayah masing-masing," pesannya.

Sedangkan Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menjelaskan, penyemprotan massal dan peluncuran Pemburu Teking sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kita harus bertanggung jawab kepada diri sendiri dan tempat tinggal masing-masing, tanggung jawab ini bukan hanya dilimpahkan kepada tenaga kesehatan saja, semua harus bersatu dan terlibat serta saling mengingatkan," terangnya.

Kegiatan penyemprotan massal dan Pemburu Teking diarahkan Dandim harus dilakukan secara terus-menerus dan penuh semangat.

"Jangan sia-siakan pengorbanan rekan-rekan dokter dan perawat, serta tenaga kesehatan lainnya, jangan biarkan mereka menjadi garda terdepan sendirian, kita harus turut menjadi benteng pencegahan penyebaran Covid-19 ini," tukasnya. 

Senada dengan itu, Kapolres AKBP Dian Setyawan mengungkapkan bahwa penyebaran Covid-19 di Kabupaten Inhil sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Berdasarkan data dari tim gugus tugas sebanyak 57 pasien sedang diisolasi karena terpapar Covid-19, tentu ini tugas kita bersama saling bersinergi demi mencegah dan memutus mata rantai Covid-19," tukasnya.

Pelaksanaan penyemprotan disinfektan dan operasi Pemburu Teking diharapkan Kapolres berjalan intensif, dengan cara  mendatangi secara langsung (door to door) ke masyarakat yang sedang melaksanakan aktivitas di tempat umum.

"Kewajiban kita adalah membuat para Teking yang bandel untuk peduli dan sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Kepada rekan-rekan semua, kami ucapkan terima kasih dan tetap semangat dalam menjalankan tugas," tambahnya.

Apel diakhiri dengan pelepasan Satgas Pemburu Teking Covid-19 Operasi Yustisi di Kabupaten Inhil dan tim penyemprotan massal disinfektan.(Galery/Diskominfo Inhil)

 


Baca Juga