AMPI Kabupaten Inhil : MUSDA DPD Golkar Inhil Ditargetkan Jadi Titik Balik Konsolidasi dan Regenerasi Partai Menuju Kemenangan Pemilu 2029

INHIL, POTRETRIAU.com — Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang dijadwalkan berlangsung pada 13–14 September 2026 dinilai harus menjadi lebih dari sekadar agenda pergantian atau penetapan kepemimpinan. Forum strategis ini dipandang sebagai titik balik krusial untuk memperkuat konsolidasi, mempercepat regenerasi, merapikan mesin organisasi, serta menyiapkan kekuatan politik menghadapi Pemilu, Pilkada, dan Pileg mendatang.

?Pandangan tersebut disampaikan oleh Plt. Sekretaris AMPI Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus kader muda Partai Golkar Inhil, David Aqmal. Ia menekankan bahwa momentum Musda merupakan kesempatan penting bagi seluruh kader untuk melihat Partai Golkar secara lebih komprehensif, melampaui urusan figur ketua semata.

?“Musda jangan hanya menjadi forum memilih siapa ketua dan pengurus. Musda harus menjadi momentum menentukan arah Partai Golkar Inhil ke depan. Kita membutuhkan konsolidasi yang nyata, soliditas yang kuat, dan keberanian melakukan regenerasi. Kalau ingin menang pada Pilkada 2028 dan Pemilu Legislatif 2029, persiapannya tidak bisa dimulai menjelang pemilu, melainkan harus dari sekarang,” tegas David, Rabu (9/9).

?Menurut mantan Ketua Umum HMI Jakarta Raya Periode 2019–2020 ini, tantangan politik ke depan semakin kompleks. Partai tidak cukup hanya mengandalkan struktur organisasi dan kekuatan masa lalu, melainkan harus mampu membaca perilaku pemilih yang dinamis, perkembangan teknologi, serta tuntutan masyarakat yang semakin kritis. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda dinilai bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak.

?David mengingatkan agar anak muda tidak sekadar dijadikan syarat formal, pendulang massa saat kegiatan politik, atau diminta hadir ketika partai membutuhkan suara. Generasi muda harus diberikan ruang nyata dalam pengambilan keputusan, kaderisasi, dan kepemimpinan agar Golkar tidak tertinggal dari partai lain yang lebih progresif.

?“Kalau ingin Pohon Beringin ini tetap menjaga agar daunnya tetap lebat, rimbun, hijau, dan tumbuh subur di Kabupaten Inhil dalam 10, 20, bahkan 30 tahun ke depan, maka regenerasi harus dilakukan secara serius. Jangan takut memberikan ruang kepada anak muda,” ujarnya.

?Terkait kriteria calon ketua, David menyebutkan bahwa seluruh kandidat merupakan kader terbaik yang memiliki kapasitas masing-masing. Namun, figur yang memimpin Golkar Inhil ke depan harus siap berkorban untuk membesarkan partai, berdampak bagi masyarakat luas, serta memiliki kelenturan politik untuk merangkul berbagai kelompok demi menjaga stabilitas internal.

?Ia juga menegaskan agar Musda tetap berjalan sebagai ruang demokrasi internal yang sehat tanpa meninggalkan kubu-kubuan setelah keputusan diambil. Di sisi lain, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menyatakan siap mengambil peran lebih besar untuk menghadirkan warna baru, mengawal pembangunan berkelanjutan, serta mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Indragiri Hilir.


Baca Juga