Mengenal Migingo, Pulau Kecil yang Diperebutkan 2 Negara di Afrika

Senin, 24 Desember 2018

Suasana di Pulau Migingo di antara Kenya dan Uganda.

POTRETRIAU.com - Pernahkah kamu mendengar tentang Pulau Migingo? Migingo adalah sebuah pulau batu kecil yang memiliki ukuran tak lebih dari sebuah lapangan sepak bola. Pulau tersebut terletak di Danau Victoria, yang merupakan danau terbesar di Afrika. Meski ukurannya sangat kecil, Pulau Migingo menjadi salah satu penghasil ikan di Afrika yang hasil lautnya diekspor langsung ke Uni Eropa. Karena perairan di sekitar Pulau Migingo memiliki hasil laut yang melimpah, pulau ini menjadi rebutan oleh dua negara di Afrika lho.Dilansir Insider, Kenya dan Uganda adalah negara yang memperebutkan klaim kepemilikan dari pulau tersebut. Karena kekayaan hasil lautnya, kedua negara tersebut sama-sama ngotot ingin memiliki Pulau Migingo.

Hal tersebut dikarenakan perairan yang mengelilingi pulau ini memiliki banyak ikan Nile Perch yang merupakan salah satu ikan yang dikonsumsi masyarakat Afrika. Sehingga tak heran jika pulau ini diperebutkan negara-negara tetangganya.Meski tengah diperebutkan, penduduk Migingo tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Bahkan, sensus yang pernah dilakukan Kenya melaporkan bahwa di pulau tersebut terdapat sekitar 131 orang dan diperkirakan saat ini jumlahnya telah bertambah hingga mencapai 500 orang.Pulau tersebut berisi gubuk-gubuk penuh sesak yang terbuat dari kardus dan kayu. Sebagian besar penduduk di pulau ini bekerja sebagai nelayan dan pedagang ikan.

 

Meskipun hanya berukuran kecil, akan tetapi Pulau Migingo memiliki lima bar, salon kecantikan, apotek, beberapa hotel, bahkan sebuah rumah bordil. Namun, kemiskinan yang terjadi dan penangkapan ikan berlebihan masih berlanjut di pulau tersebut.Belum lagi insiden yang sempat memancing tensi konflik kedua negara di mana polisi Kenya dilaporkan pernah mengangkat bendera Kenya di pulau tersebut. Lalu, pasukan Uganda yang berada di pulau itu menurunkan bendera dan memperingatkan polisi Kenya yang ada di pulau itu untuk tidak melakukan upaya semacam itu lagi.

Ternyata, meski berukuran kecil, pulau tersebut kenyataanya masih diperebutkan hingga saat ini.Bagaimana menurutmu?