IRT Alami Kekerasan Saat Mau Beli Kerupuk Sanjai

Kamis, 07 Februari 2019

Kedua pelaku pencurian dengan kekerasan yang berhasil diamankan polisi di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

SIAK, POTRETRIAU.com - Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Nerlis Purnamasari (38) bersama anaknya yang masih berumur 7 tahun pergi membeli kerupuk sanjai di Jalan Raya kilometer 5, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, kemarin.

Nerlis pergi ke tempat kerupuk langganannya itu dengan berjalan kaki dari rumah kontrakannya di Jalan SMA Gang Hidayat 3, Kecamatan Tualang. Setibanya di tempat kerupuk sanjai, tas kecil yang berada di tangan kirinya ditarik seseorang.

Pelaku melakukan aksinya itu berboncengan dengan rekannya menggunakan sepeda motor. Akibatnya, anak Nerlis pun ikut tertarik dan hampir membuat anaknya terjatuh. Nerlis pun sempat berteriak jambret usai tasnya ditarik.

Warga yang mendengar dan berada tidak jauh dari Nerlis berusaha mengejar pelaku jambret, namun pelaku berhasil meloloskan diri. Nerlis dalam kondisi syok melaporkan kejadian pencurian dengan kekerasan (curas) ke Polsek Tualang.

Kapolres Siak, AKBP Ahmad David melalui Kasat Reskrim, AKP Faizal Ramzani mengatakan, saat kejadian Panit I Reskrim Polsek Tualang Ipda Muslim yang mendengar teriakan korban langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku bersama Tim Opsnal Polsek Tualang.

"Salah seorang pelaku berinisial (AD) berhasil ditangkap tim di belakang rumah makan pecel lele Sembodo kilometer 5 Perawang, yang sedang bersembunyi," kata AKP Faizal, Kamis (7/2/2019).

Pelaku lainnya, sambung AKP Faizal, diamankan di perumahan yang terletak di Kampung Pinang Sebatang Barat, berinisial AS. Sepeda motor tanpa nopol pun merk Honda tipe Revo juga turut diamankan.

"Kedua pelaku pencurian dengan kekerasan itu kini sudah diamankan di Polsek Tualang guna penyidikan lebih lanjut. Kedua pelaku belum sempat menikmati hasil jambretnya, karena lebih dulu tertangkap polisi," jelas AKP Faizal.