Harimau Mangsa Sapi Warga, Karyawan PTPN V Diliburkan

PEKANBARU, POTRETRIAU.com - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V bergerak cepat melakukan mitigasi pasca kemunculan harimau sumatera di perkebunan sawitnya. Kemunculan harimau itu di Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau.

Vice President Corporate Communication PTPN V, Risky Atriansyah mengatakan, langkah cepat perusahaan. Untuk melindungi karyawan, serta masyarakat yang bermukim di sekitar perkebunan sawit perusahaan itu.

Apalagi sebelumnya diketahui harimau telah memangsa dua ekor sapi ternak warga di dalam areal perkebunan itu. Meskipun tidak terlihat langsung, akan tetapi banyak jejak harimau di sekitar bangkai sapi yang tersisa.

Dalam melakukan mitigasi ini, PTPN V juga bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, aparat pemerintah, hingga personil TNI dan Polri.

"Kita bergerak cepat dengan segera melakukan aksi mitigasi bersama instansi terkait. Kami berharap gerak cepat ini dapat melindungi karyawan, masyarakat, dan harimau sumatera itu sendiri pasca awal kemunculannya sejak sepekan terakhir," kata Rizky dal keterangan tertulisnya, kemarin.

Rizky menjelaskan, saat kejadian, tidak ada karyawan yang melihat langsung harimau tersebut. Namun, berdasarkan pantauan di lokasi bersama dengan tim, terlihat jejak yang diduga kuat merupakan jejak kaki harimau sumatera.

Manajemen PTPN V juga untuk sementara waktu meliburkan aktivitas karyawan di sekitar lokasi.

"Kita telah mengeluarkan imbauan agar karyawan dan masyarakat tidak melaksanakan aktivitas di luar rumah, terutama malam hari. Untuk keamanan karyawan dan keluarganya, khusus afdeling VII dan afdeling I, karyawan tidak bekerja sementara sampai dapat dipastikan kondisi terkendali," ujarnya.

Lebih jauh, pasca kejadian ia mengatakan manajemen kebun PTPN V Unit Lubuk Dalam segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD). Selain itu, manajemen kantor Direksi PTPN V juga telah berkoordinasi dengan BBKSDA Riau untuk segera melakukan langkah mitigasi.

"Semoga kemunculan harimau sumatera yang telah berlangsung selama sepekan terakhir ini dapat segera teratasi," pungkasnya.


[Ikuti PotretRiau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar